A [Late] Birthday Post

Dem. Karena terlalu sibuk bernapas, saya gak sempet posting akhir tahun kemarin. Padahal, hitungan usia saya sudah bertambah lagi. Orang-orang sudah datang dan pergi lagi. Kehilangan menyerang lagi. Entah berapa liter air mata saya buang tahun ini. Entah berapa juta kali saya memalsukan ekspresi.

Mungkin, saya lah yang patut disalahkan atas segala hal yang terjadi dalam hidup saya. Mungkin, selama ini, saya lah masalah itu. Mungkin, saya lah mendung yang kehadirannya selalu mengundang hujan. Mungkin, saya punya kemampuan menyerap kebahagiaan dan meninggalkan orang mati lemas diliputi kesedihan, ketakutan, kenangan paling buruk, dan keadaan tanpa harapan.

Dan saya paham sekali kalau banyak yang tak tahan dan memilih pergi.

Ah, whatever. By the way, happy birthday, dear me. Try to stay alive, would you?

Advertisements

Untitled

“You!” I said.

“Me?”

‘Yes, you! You! What am I going to do with you?’

‘Do nothing, Erin Law. Just stay and be my friend. And just be careful.’

‘Careful?’

‘Yes, my sister. For there is holes here. There is places to tumble out this world and not get found again.’

[Heaven Eyes dan Erin Law dalam ‘Heaven Eyes’ by David Almond]

Heaven Eyes benar. Dunia ini penuh lubang. Kau bisa terjatuh di mana saja. Lubang yang dangkal memungkinkanmu segera bangun untuk dengan mudah melompat keluar. Lubang yang dalam membuatmu berusaha lebih keras untuk akhirnya bisa merayap lagi ke atas. Dan lubang yang terlalu dalam, bisa saja membuat usahamu berakhir dengan kepasrahan mutlak karena kau tak lagi bisa memikirkan bagaimana cara keluar dari sana sedang suaramu serak karena tak henti berteriak. Ketika yang tertangkap oleh jarak pandangmu hanya pekatnya hitam, kau hanya bisa duduk diam memeluk lutut, kehabisan tenaga dan akal sehat. Satu-satunya yang bisa kau lakukan hanya berharap ada yang menemukanmu dan membantumu keluar menuju cahaya.

Tapi ceritanya bisa jadi berbeda jika kau memang senang berada dalam gelap. Kau mungkin malah ingin selamanya berada dalam lubang itu karena lama-kelamaan kau merasa nyaman di sana. Meski suatu ketika seseorang datang menjulurkan tali dan memintamu memanjat keluar, kau bergeming, tidak mengacuhkannya. Kau sendiri tak terlalu mengerti mengapa kau enggan meraih harapan itu. Tapi mungkin saja kau takut jika tiba-tiba orang itu berubah pikiran, melepaskan tali yang sudah kau genggam erat sehingga tubuhmu terhempas lepas ke tanah keras. Dan akhirnya kau mati pelan-pelan. Sendiri.

[err… dont worry -if you ever worry about me- I’m ok. I laugh a lot these past days.]

Let’s Get Lost Together!

refreshment

Heh? Nyasar kok ngajak-ngajak?

Hehe… Spatial skill alias kemampuan spasial saya buruk. Amat sangat buruk malah. Saya bisa lupa harus melangkah ke kiri atau ke kanan di jalanan yang baru saja saya lalui. Itulah salah satu sebab (di samping mungkin ada banyak sebab lainnya :mrgreen: ) saya gampang sekali nyasar…

Tapi, Saudara, nyasar itu nggak jelek-jelek amat kok. Kamu jadi bisa tau jalan mana yang harus kamu lalui jika suatu saat harus ke tempat itu lagi. Apalagi kalau ketika nyasar ada teman di sampingmu. Dunia ini jadi nggak gelap-gelap amat. Kalian pun bisa menertawakan kebodohan kalian keras-keras, dan kemudian kembali menyusuri jalan yang ‘benar’ bareng-bareng. Coba kalo nyasarnya sendirian… Continue reading

Andai Kau Tahu

Engkaulah kilatan cahaya yang menyapulenyapkan segala jejak dan bayang
Engkaulah bentangan sinar yang menjembatani jurang antar duka mencinta dan bahagia terdera

Andai kau sadar arti pelitamu
Andai kau lihat hitamnya sepi di balik punggungmu

Tak akan kau sayatkan luka demi menggarisi jarakmu dengan aku

Karena kita satu

Andai kau tahu…

[Supernova: Petir – Dee]

I Found You =)

gaara & naruto

Saya tak sengaja menemukannya –seorang yang saya anggap teman dan [saya kira juga] menganggap saya temannya– sedang asyik bercanda dengan teman-temannya yang lain, setelah beberapa bulan  ‘menghilang’ dari ‘pandangan’. Membicarakan entah apa yang tak terlalu saya mengerti. Ingin sekali saya menyapa. Sekedar bertanya apa kabar yang bukan basa-basi dan membiarkan ia bicara tentang apa saja. Tapi entah kenapa, saya takut ia malah menjauh, dan kemudian menghilang lagi. Maka saya putuskan untuk mengamatinya saja dari jarak yang menurut saya ‘aman’. Continue reading

When You Move Beyond Your Fear…

berubah

When you move beyond your fear, you feel free…

[Kenneth Blanchard]

Tersebutlah dua ekor tikus bernama Sniff dan Scurry dan dua orang kurcaci seukuran tikus yang bertingkah laku persis seperti manusia umumnya, bernama Haw dan Hem. Mereka berempat punya misi khusus di dunia ini yaitu menemukan keju istimewa. Setiap hari mereka berkeliling labirin untuk mencari keju yang sesuai dengan selera mereka. Suatu ketika mereka berempat sampai di ujung Stasiun Keju C dan menemukan tumpukan keju yang segera mereka klaim sebagai milik mereka.

Ceritanya selesai? Oh belum. Tak berapa lama, keju di Stasiun Keju C hilang! Para tikus yang lebih dahulu sadar. Tapi mereka tidak berhenti di situ. Tikus2 ini segera bersepakat untuk mencari keju lain di luar sana.

Haw dan Hem yang tiba kemudian sangat terkejut. “Who moved my cheese???” Continue reading

Lay It Down Slow

van-gogh-starry-night

if you got dreams in your heart
why don’t you share them with me?
and if dreams don’t come true
i’ll make sure that you’re nightmares are through


if you got pain in your heart
why don’t you share it with me?
and we’ll just wait and see
if it’s happened what it used to be


and lay it down slow
lay it down free
lay it down easy
but lay it on me


if you’ve got love in your heart
why don’t you keep it with mine?
i can’t promise a miracle
but i’ll always be trying


and lay it down slow
lay it down free
lay it down easy
but lay it on me

(lay it down slow – Spiritualized)