Berhenti

Kadang kalo lagi jalan cepet, tiba-tiba pengen berhenti. Menjatuhkan diri ke trotoar, tiduran sebentar dengan pose Vitruvian Man.

Kadang kalo lagi jalan cepet, tiba-tiba pengen berhenti. Nyender bentar di tiang listrik, bernapas yang bener. Pelan-pelan.

Sekarang waktu udah duduk diem, pengen berhenti aja sebentar. Sebentar aja. Berhenti mikirin semua yang belum selesai. Berhenti mikirin orang-orang yang gw sayang tapi ninggalin gw. Berhenti jadi orang cengeng. Berhenti ngeluh. Berhenti. Berhenti. Berhenti.

31 thoughts on “Berhenti

  1. mungkin kamu terlalu lama ngeliat pintu tertutup sampe ga sadar ada jendela kebuka. mungkin yang harus kamu lakukan cuma menoleh dan merubah arah dan tidak benar-benar berhenti.
    coba deh

    (=

  2. asal jangan berhenti ditengah antrian bus-way aja mba,, bisa abis didorong2 n caci-maki sama orang dari belakang… hahahhhh… *peace…:mrgreen:

    berhenti sejenak,, memandangi rintik hujan di ambang jendela… tarik napas dalam2,, dan lanjutkan kembali langkah itu… ^^

  3. Pose vitruvian enaknya di padang bunga dafodyl *kebanyakan nonton Big Fish* ato di tumpukan salju tebel😀

    *abis seminggu mencoba berhenti dari rutinitas dengan kabur ke Bandung.. tapi kayaknya ga cukup >_< *

  4. bismillah,mbak…then I’ll stand by you.
    di keheningan siluet malam, duduk jongkok dengan secangkir susu hangat…shofiy akan selalu ingay mbak yo,dengan cara shofiy sendiri..mbak al afwu yah jika banyak sekali broken mistaken acted or bad word.
    soliloquy emang enak…
    hm,yihaa,SEMANGATTTTTTTTTT *siapsiap nyari atap*

  5. kemarin saya juga berhenti yo,diem sendri.Sekarang nyoba buat jalan terus lari.Tapi saya gak tau,sekarang sebenernya dalam posisi apa yo.

    *ah..lieur!:-)

  6. “bukankah hidup ada perhentian
    berlari kembali..
    melangkahkan kaki
    menuju cahaya” (padi-sang penghibur)

    mbak yooo.. maap aku baru mampir. pakai modem bikin akses melangkah di dunia maya macet hehehehe. tapi aku nggak akan berhenti terus “melihat” dan berusaha menghibur mbak yo.

    walau bagaimanapun, jangan berhenti tersenyum ya mbak🙂

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s