Untitled

“You!” I said.

“Me?”

‘Yes, you! You! What am I going to do with you?’

‘Do nothing, Erin Law. Just stay and be my friend. And just be careful.’

‘Careful?’

‘Yes, my sister. For there is holes here. There is places to tumble out this world and not get found again.’

[Heaven Eyes dan Erin Law dalam ‘Heaven Eyes’ by David Almond]

Heaven Eyes benar. Dunia ini penuh lubang. Kau bisa terjatuh di mana saja. Lubang yang dangkal memungkinkanmu segera bangun untuk dengan mudah melompat keluar. Lubang yang dalam membuatmu berusaha lebih keras untuk akhirnya bisa merayap lagi ke atas. Dan lubang yang terlalu dalam, bisa saja membuat usahamu berakhir dengan kepasrahan mutlak karena kau tak lagi bisa memikirkan bagaimana cara keluar dari sana sedang suaramu serak karena tak henti berteriak. Ketika yang tertangkap oleh jarak pandangmu hanya pekatnya hitam, kau hanya bisa duduk diam memeluk lutut, kehabisan tenaga dan akal sehat. Satu-satunya yang bisa kau lakukan hanya berharap ada yang menemukanmu dan membantumu keluar menuju cahaya.

Tapi ceritanya bisa jadi berbeda jika kau memang senang berada dalam gelap. Kau mungkin malah ingin selamanya berada dalam lubang itu karena lama-kelamaan kau merasa nyaman di sana. Meski suatu ketika seseorang datang menjulurkan tali dan memintamu memanjat keluar, kau bergeming, tidak mengacuhkannya. Kau sendiri tak terlalu mengerti mengapa kau enggan meraih harapan itu. Tapi mungkin saja kau takut jika tiba-tiba orang itu berubah pikiran, melepaskan tali yang sudah kau genggam erat sehingga tubuhmu terhempas lepas ke tanah keras. Dan akhirnya kau mati pelan-pelan. Sendiri.

[err… dont worry -if you ever worry about me- I’m ok. I laugh a lot these past days.]

23 thoughts on “Untitled

  1. Apa sedang mencoba mencari nikmat dalam gelap yaa… Apa itu yg dimaksud yaa…
    Yaa yaaa…sebuah pilihan, kadang membingungkan.. Bahkan bagi yg bernalar sekali pun…🙂

  2. wah…
    kenapa ya kok saya baru terpikir bahwa ada kemungkinan orang yang menjuLurkan taLi akan berubah pikiran dan meLepas taLi yang sudah tergenggam erat sehingga tubuh kita terhempas Lepas ke tanah keras?

    *jadimikir

  3. lubang.. sepertinya saya sedang terperangkap di lubang n berharap ada pangeran datang menjulurkan talinya pada saya *curcol abis! hihihihihi *

    hope you always laugh, mba yo😉 laugh with ur heart till tears fall down * in a good way of course*

  4. yo….yakinlah kalau ada yang mau menjulurkan tali, tak akan mungkin di lepas lagi..kecuali dia memang sengaja ingin melihat kita dalam kehancuran.

    gimana kabarnya yo ??

  5. bismillah..
    Assalamu’alaykum.
    Ahh selalu selalu selalu..
    mbak yooooooooooooooooooo…*pluk pluk mbak yoooo*
    Tulisan mbak baguznyaaaa….eh mbak da kabar dari pak batman si gundam lover entu kah?!!
    ehehe penasaran aja kabar beliau bagaimana?udah janji bakal balik kan mbak yah dulu…?!

  6. Jadi ingat salah satu quote favorit saya dari serial Grey’s Anatomy.
    “Sebagai manusia, saya mungkin lebih suka berada di kegelapan. Karena di sana, saya bisa melihat dari mana datangnya arah cahaya, dan di dalam gelap, selalu ada harapan.”

  7. Kadang pengen gali lubang juga, untuk menghilang selama beberapa saat darimuka bumi gitu.

    Sesaat kok hanya malam tadi, besoknya uda back to a living self-source-light lagi *halah*

  8. aku ngga senang gelap, takut digerepe kecoak mba. Daripada digerepe kecoak, aku percaya2 aja deh kalo ada yg mo ngangkat:mrgreen: Kalopun jatuh terus mati, gapapa deh. Daripada idup dirubung kecoak. heehee.. *merinding, mbayangin kecoak*

  9. udah jenuh di terang yo…sekarang nyaman di gelap. saya pun kadang begitu, tapi belum mau berlama-lama, jadinya pindah lagi ke terang….

    *nulisinijugalagiadaditerang….

  10. aku kadang malah merasa nyaman di zona gak nyaman, apa mungkin zona itu sudah jadi nyaman dan aku harus mencari ketidaknyamanan yg lebih tidak nyaman lagi..

    makin gelap..

    *iya, kangen mbak yoand.. salam bwt pak batman wanna be..

  11. tak ada salahnya mencintai gelap di saat ingin,,tapi terkadang gelap bisa menutup semuanya..
    tak ada salahnya memilih terang saat di kegelapan,,tapi jangan terlalu asik di tempat terang karena masih banyak yang tertinggal di kegelapan..
    mbah yo!! smangat!!

  12. Hmmm…. lubang??
    Saya pernah merasa pengen masuk ke lubang, ketika saya malu banget berbuat kesalahan ato hal konyol di depan orang yang saya sukai….:mrgreen:
    *ga nyambung
    **pukul!!

  13. aku jadi terngiang2 lirik dan lantunan vokal yang membuai dari efekrumahkaca. lagu kesepian.
    mbak yo, jangan berlama2 duduk meringkuk disana. mungkin saja “cahaya” sedang mencari mbak yo. dia akan menjulurkan tali yang paling kuat dan g bisa putus. mbak yo harus berusaha meraihnya. kan udah diajari merayap ama tobey kata bundo hehehehe

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s