Against All Odds: Selusin Cicak di Dinding Kamarku

cicak

“Cicak cicak di dinding…

Diam-diam merayap…”

Sinar padam. Selusin cicak di dinding kamar berpendar kehijauan. Tapi mereka hanya diam. Menunggu entah apa. Mereka toh tidak bisa ke mana-mana. Hanya menempel saja di sana. Memandangiku tanpa suara.

Selusin cicak berpendar kehijauan. Menjadi saksi tiap gerak. Menemani malam-malam gerah yang kadang berbau insomnia. Menontoni tidurku yang gelisah. Menyaksikanku bercengkrama dengan malaikat di pinggir jendela. Menemaniku tertawa saat harus bolak-balik menebus dosa dalam purgatorio-ku [maaf, tak kuijinkan kalian masuk ke sana, cicak. Itu ruang pribadiku. Aku pasti tak akan tahan berlama-lama bila ada satu saja cicak hijau menempel di dinding kamar mandi melihatku berurusan dengan kotoranku sendiri].

Selusin cicak berpendar kehijauan. Saksi bagi tiap tetes air yang merobek mata saat kenikmatan melankoli mengalir memenuhi aliran darahku. Saat dalam gagu aku mengeja nama Tuhan dan memohon agar tak pernah Ia membiarkanku lepas dari-Nya sebesar apapun keinginanku untuk berpaling pergi.

Selusin cicak yang berpendar kehijauan itu kaku. Membuatku berkhayal alangkah enaknya jadi mereka sekali-kali. Hingga dapat aku mengunjungi dinding-dinding lain tanpa pura-pura tak peduli. Sekedar memastikan tidak ada teman-temanku yang bunuh diri [Haha! lelucon yang pahit Yo! Bukankah kau yang selalu terobsesi pada mati?]

.

..

…Dan bila satu malam kau lihat seekor cicak menempel di dindingmu, temans, hanya satu permintaanku pada kalian. Biarkanlah saja cicak itu bersantai di sana. Jangan kau usir apalagi kau habisi hidupnya. Ia mungkin aku yang menyaru agar bisa sebentar saja melihatmu. Memastikan kau tidak apa-apa meski kau mungkin tidak baik-baik saja. Dan kalau tak keberatan, sapalah cicak itu. Beritakan padanya keadaanmu. Angin kadang tidak cukup baik meniupkan kabar tentangmu. Dan aku malas termangu menebak apa yang sedang terjadi padamu…

——-

Tadinya judulnya cuma “Selusin Cicak” tapi waktu nulis ini di pikiran saya terngiang lagu jadulnya Mariah Carey: Against All Odds. Nyambung gak sih? Enggak ya? Ah, ya sudahlah. Toh tetap saya tambahi judulnya:mrgreen:

75 thoughts on “Against All Odds: Selusin Cicak di Dinding Kamarku

  1. Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!
    kenapa Nico menulis Kucing dan anda menulis cicak.
    Balas dendam kah binatang2 itu melalui kalian karna saya selalu menghardik mereka ketika didekati.
    Oh Mai Gad.
    Gue kena tulah binatang jorok nan jijay bajay.
    Ah ah ah.
    :merinding:

  2. Kenapa cicak, Yo …?
    Cicak itu bisa jadi sangat mengganggu sampai ia kemudian diusir karena merusak interior, bahkan ada yang begitu benci sampai ia dibuat mati.
    Bahkan saat si cicak ingin menyapa dan menyentuh “temannya” secara langsung, bersentuhan dengannya malah dianggap sebagai pertanda kejatuhan sial …

    Tapi tenang, aku tak merasa terganggu dengan cicak. Mulai sekarang aku malah akan tersenyum padanya, siapa tau dia temanku🙂
    Ponakanku juga suka cicak, ia suka melihat langit-langit dan berseru .. “cicak, cicak Tante …”

    • kenapa cicak?
      karena memang cuma cicak yang setia nemplok di dindingku, muz…
      dan juga… cicak mungkin manifestasi kegilaanku yang lainnya pada spiderman…:mrgreen:

      yah, muz… jangan buruburu kau timpuk itu cicak…
      siapa tau itu aku..:mrgreen:

  3. selusin cicak di kamarku, dan selusin saksi hidup yang bakalan tetap membisu…

    selusin cicak di kamarku, 24 biji mata yang seakan menatap merendahkanku, dan selusin mulut yang seolah berteriak mencelaku…

    selusin cicak di kamarku, selusin obat nyamuk di kamarku, dan selusin alasan kenapa aku ingin berdiam di tempatmu, menuliskan selusin ucapan terimakasih atas persahabatan yang selama ini; seperempat dari selusin bulan yang telah kita jalani bersama…

    maka ingsun sekali lagi ingin mengucapkan selusin ucapan betapa ingsun ini sungguh bahagia bisa mengenalmu, mendengar kisahmu, meski hanya melalui omongan selusin cicak yang berpendar hijau di tembok kamarmu…

    • dan aku yakin masih ada selusin musim dan bahkan mungkin lebih lagi waktu yang bisa kita jalani bersama, nda…

      terima kasih juga, sudah mengijinkanku melihat dunia lewat ‘mata’mu…
      dan terima kasih, sudah membiarkan aku mengotori blog mu dengan keisenganku yang tidak berujung:mrgreen:

      sampai ketemu lagi…
      kami menunggumu kembali…

  4. Hai cicak..gimana kabarmu..baik2 aja kan..? Kenapa sih km itu kok sukanya nempel di dinding..? Dan kenapa…….”plug”, nah kan…..km buang sampah sembarangan… Apa km kira mulutku ini bak sampah apa..? Bwueh…bentar cuci mulut dulu, komentnya dilanjut entar aja yaaa…bwueh…bwueh…bwueh… pahit asam asin..semprul rasanya..

  5. Di kamar gw ga ada cicak Yo. Ga ada nyamuk sih… hehehe…
    Kalaupun ada ntar saya tanya dulu sebelum kubunuh, kalau cicaknya bukan dirimu, ga bakalan saya bunuh…😛

  6. Yo, aku pernah di jatuhi cicak dan kagetku setengah mati (untung cm setengah), rasane saat badannya mengenai tubuhku yang mulus ini:mrgreen: adem ces, hiy…………….. Giloooooo pokok’e Yo…
    Amit², emoh maneh aku…

  7. hmm…..
    Sepertiga malaaaaam…
    waktunya para malaikat turun kemuka bumi…
    melihat dan mencataaaat…
    manusia insan hina…
    yang masih terbuka matanya…
    saat semua kawannya tertidur lelap…
    mereka menjadi saksi bisu…
    setiap jerit tangis air mata…
    dalam penyerahan diri total…
    sujud dan puja syukur…
    salam sayang dariku
    si botol kosong hina papa
    semoga kita bertemu
    dalam sepertiga malam yang indaaaaah

    • hah…
      iya kang…
      semoga kita semua bisa larilarian gembira di surga-Nya kelak…
      amiin… amiin… ya Allah…
      semoga nggak dijauhkan dari hidayah dan rahmat-Nya…
      dan semoga…
      kalau kita tersesat, Dia nggak lama membiarkan kita bertanya-tanya…

  8. Cicak .. jika kau mampir ke kamarku,
    aku akan bertanya ada apa gerangan dg yoan.
    bisakah kau bercerita tentang malaikat, tentang jin serta hidup dan mati ?
    Cicak … Berjalanlah
    meski gelombang kehidupan menyapu
    meski badai mendera.
    atau kau hanya ingin diam dan tidak memberi arti ?

  9. Hahaha…
    Malah, dijogja, cicak dilanggar HAC na lho yo..
    Tau apa itu HAC? hak asasi cicak,wkwkwk
    Lha masak cicak dijual og piye? Dipasar hewan ngasem, ntar bisa2 kak seto marah lg,*lho!
    Wkwkwk..

    • wuah…
      hebat itu pras…
      cicak laku dijual?
      peh peh… dinggo opo tho? nggo campuran ramuan jamu ta?
      atau untuk lauk makan?
      serius? lauk makan?
      ya oloh…
      *jadiingetlagugenjergenjer*

  10. Cicak filosofinya apa? ada apa di balik tulisan? berpendar kehijauan?

    ada cicak bunuh aja, binatang menjijikan. mana sini pletok.udah mati kok, aku buang dulu ya ke got belakang udah sana mandi dulu biar segar.

    Selamat siang menjelang sore

    • ngga perlu filosofi…
      cicak itulah yang menempel dengan setia menemani saya.
      nggak perlu banyak bicara. mereka diam saja sudah cukup membuat saya bahagia…
      kamu tak perlu mengerti…

  11. hmm..

    cicak. si pengganggu tidur.
    tak bisa kan membiarkan aku tenang mendengar deru angin di desau desau suara maLam ?

    hey.. mengapa di kamar ku?
    nyamuk tak ada.. mereka teman ku semua..
    sudah pergi saja.

    kamar tante yo siap sedia..:mrgreen:


    hha.
    kenapa cicak tante ya ?
    cicak hidup si gpp. cicak mati sungguh menggangu nya… waLah.
    narasi yang keren tante.. siiip dah.

    • ya ya ya…
      ke kamar tante aja cak…:mrgreen:

      kenapa cicak, ko?
      karena gw lebih suka cicak plastik ijo berlumuran fluorescent dari pada hiasan dinding bentuk bulan, bintang, bunga, ato kupu2…:mrgreen:

  12. aduh!
    cicak. . .
    aku paling geli liat cicak!
    pengalamn brk ku sm hwn yang satu itu adlh agar2 buatanku yg sweet bgt trnyta eh trnyta di dlmnya ada dirinya yg brwrna hjau*soalnyaagar2nyawrnahjau*
    alhasil ga jd di mkn! ih malah pas kepotng kena buntutnya lagi!
    yekk. .
    *kburkekmrmndi*

  13. aduh!
    cicak. . .
    aku paling geli liat cicak!
    pengalamn brk ku sm hwn yang satu itu adlh agar2 buatanku yg sweet bgt trnyta eh trnyta di dlmnya ada dirinya yg brwrna hjau*soalnyaagar2nyawrnahjau*
    alhasil ga jd di mkn! ih malah pas kepotng kena buntutnya lagi!
    yekk. .
    *kburkekmrmndi*

  14. Inspirasinya dari cicak….kyk nya saingan sama lagunya…cicak…cicak di dinding, diam diam merayap datang seekor nyamuk…..CAPPP! langsung di telen bulet2…

    Cicak bisa ganas juga tuuu!

  15. Cicak hijau? Bukan tokek? Ada 12…uh…dipiara ya om? Kok banyak banget, kalau ada 12 bisa ngirit gara-gara ga perlu beli obat nyamuk tuh!

    • cicak… bukan tokek…
      om? ya ya… tidak saya piara…
      kalau piara itu kan harus dikasi makan, dirawat dan sebagainya.
      tapi tidak. maaf mengecewakan:mrgreen:

    • setuju ma om Hanif, kok gede tenan cicak’e🙄
      jangan2 kui tokek Yo?!salah lihat kali kw?!

      yasudahlah…..tiap aku melihat cicak aku akan mencoba berhati2…

      (kiro2 aku wis dikira paham dgn makna tulisanmu blm Yo?!)

      • itu cicak, anak muda…

        lah, kiro2 awakmu wis paham opo durung?
        peh… ra jelas kabeh ki piye tho…

        oiya, terimakasih sudah berniat utk berhati2 kalau melihat cicak…:mrgreen:

  16. hhhhaduh….geli saya yo sama cicak. binatang paling nggilani sedunia….

    tapi cicak ini termasuk produk ekspor katanya. di luar negeri kan nggak ada, di jepang atau cina gitu bisa dimakan. trus katanya disini juga dimakan tapi buat obat kulit hiyaaaaa….

    apalagi tokek, tambah nggilaniiii……

    • daripada anying, om…
      binatang paling… paling nggak banget dah pokoknya…😀

      humm… cicak produk ekspor? huhu… hebat… masih ada saja manfaatnya itu cicakcicak nggilani…:mrgreen:

  17. kayanya seru yo kalo di “purgatori” mu ada sepasang cicak yang lagi asoy!:mrgreen:
    masih fokus ga yak sama merenungnya!?😀

    saya suka cicak, tapi gak suka tokek. saya suka liat sepasang cicak yang lagi maen kejar-kejaran. tapi saya gak suka cicak yang udah mati! bau yo!:mrgreen:

    ah…cicak…cicak di dinding…

    • hahaha…
      bisa mati ketawa aku, pan…

      aku juga ga suka cicak mati, kecoak mati, anjing mati, kucing mati, orangorang mati atau pergi…

  18. posting yang keren mbak. akhir2 ini ada dua ekor cicak yang suka mondar – mndir di kamar. kemaren aku semprot pake baygon tapi untungnya si cicak g mati. tapi kayaknya setelah baca posting mbak aku jadi g tega nyemprot dia lagi. ntar kl ketemu si cicak aku kasih senyum aja🙂

  19. Mbakyu…aku bawa cicak nih. Cakep2 lho…kata sang cicak dia itu artis di dunianya sana. Dia juga juara lari maraton 10cm se-dunia cicak. Mau…??? Nich kalo mau..lumayan buat temen ngobrol kan.. *cicak yg baru be olin mulutku*

  20. whehehh.. cicaknya ko ijo mba,, tak kira cicak mutan… e’ taunya hiasan dinding.. :p

    dikamar mandi rumah juga banyak cicak yang transit *tapi bukan mba yoan kan… xixixi -dzig- dilempar sendal.. ,, tuw cicek lalu lalang serasa catwalk kaliya dinding rumah qu ini..
    tapi ya biarkan saja,, toh dunia diciptakan untuk seluruh mhlk-Nya…😉

  21. (mampir lagi)
    Yo..Yo…
    Aku kok baru nyadar sekarang kalo icon mu ganti…
    Wes gak di depan komputer lagi kah dikau??
    Cie…cie… ada apa nih gerangan??
    Apa ini akibat purgatorio mu itu??
    Ehem..ehem…
    (si mbah batuk Yo ;))

    • ah wahyu…
      avatar baru itu cuma antisipasi.
      aku semacam capek mengoreksi orangorang yg terusterusan memanggilku ‘om’ atau ‘mas’…
      sekalian jg menghindari ekspektasi berlebih orangorang supaya tdk terlanjur mengira aku lakilaki…:mrgreen:

    • hahha…
      iya yah yaz… dibiarin ajah. nggak ganggu ini…
      kasian atuh kalo cicaknya dimaenin…
      ntar dibales kita yg dimaenin gimanah…:mrgreen:

  22. seLama cicak tsbt tak men99a9uku maka aku akan men9abaikannya yo,tak pula men9usiknya..
    membiarkanya tetap bersandar pada dindin92 kamar dan tembok teratan putih ituh..
    tapi jika ia jatuh dikepalaku maka aku akan men9habisinya..
    palin9 nda suka klu da main pala ..

  23. cicak cicak di dinding diam-diam merayap, datang seekor nyamuk. happpp…. baru ditangkap.

    Sama mbak di kamarku juga ada cicak tapi jumlahnya ngak selusin cuma beberapa ekor aja tetapi tetap ngeselin suka ninggalin kotoran di dinding

  24. @orangefloat,
    cicak2 saya ga suka buang kotoran…:mrgreen:

    @nisa,
    hihi.. ulat kan bisa disayur, nis… *nungguorangpadamuntah*

    @yudhamovic,
    astagah… ini cowok2 pada takut cicak kenapah yah?

    @andyan,
    ehm… fairuz yg suka pacaran makan angsle bareng di ruang tamu?
    hihihi…. suit… suiwww…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s