Tuhan, Selera Humor-Mu Memang Luar Biasa*

Saya… mau curhat.

Hhh… Ini sangat-sangat mengharukan dan membuat saya hampir menangis…

Begini ceritanya, temans…

Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 2 April yang diperingati sebagai Hari Autis Sedunia, saya harus pergi menemui narasumber. Seorang ahli senam otak yang buka klinik terapi anak autis di daerah Cilandak.

Sebenarnya, masalahnya adalah saya (lagi-lagi) nyasar.

Setelah celingak-celinguk, saya putuskan untuk berjalan kaki saja menuju ke klinik, sambil menahan keinginan saya yang sangat kuat untuk pip dan pup.  Sampailah saya di klinik, tapi harus menunggu karena narasumber saya belum datang. Maka saya manfaatkan kesempatan itu untuk segera ke WC.

Dan pip lah saya, sekaligus pup di sana. Malang tak dapat di tolak, untung tak dapat di raih. Setelah pup, waktu saya siram, itu-nya gak masuk-masuk. Saya sirem lagi pake aer seember gede, tapi masih nongol-nongol juga! Dan berdirilah saya di depan lobang WC, menyaksikan tai saya berputar-putar di dalam sana…

Hah! Apakah ini suatu pertanda? Pikir saya waktu itu.

Beberapa detik kemudian saya pun tertawa (sampai hampir menangis). Tuhan membuktikan bahwa selera humor-Nya begitu dahsyat. Sampe sempat-sempatnya godain saya di saat seperti ini, di tempat seperti ini.

*dari judul puisi gak jelas saya di sini*

51 thoughts on “Tuhan, Selera Humor-Mu Memang Luar Biasa*

  1. ai~hi~hi~hi…
    itu mah pelajaran berharga, jeng… soal sebelum melakukan perjalanan yang paaaanjaaaang dan laaaamaaaaa, hendaknya kita turunkan anggauta yang tidak setuju atau bakal menyulitkan selama kita bepergian…:mrgreen:

    trus solusinya bagimana? apakah dikau ludahi, dan tahu-tahu si sundal itu menghilang masuk lubang? ataukah dengan pasang muka tak berdosa, jeng meninggalkan TKP laiknya tiada satu hal menghebohkan pun yang terjadi?

    dan ngomong2 soal kalau beneran itu kejadian yang memalukan sekaligus memilukan, hendaknya jeng nggak usah berfikiran macam bahwa itu pertanda buruk, bad omen atau apalah… saran saya;

    MAJU PERUT PANTAT MUNDUR!!!!:mrgreen:

    @ suklowor : ini yang punya blog barusan konfirmasi kalau di KTP-nya tertulis W, bukan P…😛

  2. WCnya mampet kali mas Yoan………….

    Tapi coba bayangin mas………dikala Tainya menari meliuk2 diatas air……lalu mas makan sambil membayangkan itu………Pasti nafsu makannya bisa melayang!

    Tapi udah ilang belum tuch mas..jangan2 ditinggal begitu aja ya? Jorok!

    hahahahahahahahahaha

  3. @tiyas,
    huehehe… asline aku yo jijik… tapi bagaimana lagi…😀

    @mangkum,
    ho oh. banget.

    @suklowor,
    halau juga… ya begitulah Tuhan…
    maaf, saya juga lama ga mampir…:mrgreen:

    @infinite justice,
    oowh owh… haha… turunkan dulu ya?😀
    solusinya? saya tertawa gak berenti2 selama hampir setengah jam di dalam WC terkutuk ituh sambil menunggu si sundal (?) itu menghilang…

    @suklowor (lagi),
    gpp kok. sampeyan gak akan saya tuntut cuma gara2 salah panggil…:mrgreen:

    @muzda,
    pertanda..
    sepertinya pertanda saya akan segera kaya dengan harta berlimpah yang gak akan habis dimakan tujuh turunan… huewhehehe:mrgreen:

    @aden,
    ho oh den. mampet. asli.
    tapi kalu membayangkan saja sih tidak berpengaruh apa-apa pada sayah…
    dan ‘itu’ akhirnya menghilang juga *fhuih… lega…*

    @wahyu,
    whoahaha…. terima kasih karena sudah jujur padaku yu…:mrgreen:

    @mufid,
    haha… mungkin saya akan berikan kesempatan pada hidup dan penguasa hidup untuk godain dik mufid saja lain waktu… huehehe..

    @rayyahidayat,
    haha… long live the queen! *lho? kok ga nyambung*
    ya biarin lah ray, sesuka mereka saja mau panggil saya apah…
    dan kenapa kamu juga ikut2an panggil om???

  4. huehehe.. itu pertanda april fool’s day-nya tuhan tu tanggal 2 april.
    yaahh.. kena deh..!!
    atau pertanda septic tanknya ga prna disedot.?
    🙂

  5. Waduh, lagi2 tulisan tentang tah*

    pertanda apakah ini?!
    Ahh,ak tak percaya dgn postingan mu sblny yg ttg isi otak mu itu Yo.

    tp bgmanapun jua, saia suka dgn pilihan kata pd judul diatas.

    *pamit, sembari menunggu ending dr nasib si tah* trsebut*:mrgreen:

  6. saya tertawa gak berenti2 selama hampir setengah jam di dalam WC terkutuk ituh sambil menunggu si sundal (?) itu menghilang…

    hai~hi~hi~hi…:mrgreen:
    dan menghilangkah dia? si sundal ituh? kalaulah dia tiada mau menghilang, hendaknya dikau berhenti tertawa, dan bacalah do’a. niscaya ‘penampakan’ itu akan menghilang😆

  7. ngomong tai kok ngga disensor sih?
    mestinya kan klo kita ngomong tai diganti jadi kata lain selain tai.
    klo kita menyebutkan kata tai kan ngga sopan.
    tai itu kan jorok banget.
    jangan sekali2 lagi ya mas yo nulis tai tanpa diganti dengan kata yg lebih sopan selain tai.

    *salam tai!😀

  8. @neng fey,
    huahaha… maap neng… tidak bermaksud untuk menyakiti hatimuh…

    @shofiyah,
    itu apaan sih shof… kagak ngarti gw…

    @diajeng,
    huehehe… makanya diajeng kalo ngomong ditutup mulutnya, biar gak kecium bau2an… :peace:
    emang award tu apaan sih? bisa dijual utk bayar makan2 gituh?

    @ezra,
    wah! bener juga zra! hebat kamu zra!

    @tan3a,
    sepertinya saya cuma bisa menulis ttg inih…
    wah, maap kalau tidak memenuhi ekspektasi Anda Pak Tantri..

    @infinite justice,
    ia menghilang kakanda… tidak ku tinggal tempat itu sebelum ku saksikan ‘benda itu’ menghilang, dengan mata kepalaku …:mrgreen:

    @dhilacious,
    hah! dhila… tak sadarkah kau sudah DELAPAN kata tai yang kau tulis dikomenmu, anak muda…:D

    @itmam,
    ah, itmam suka pura2 gak tau…

    @irfan,
    hummm… mungkin benar fan. saya kan abis nyasar en putar2 tuh.
    whahaha… God is really a Good Joker!

    @rizal,
    you dont wanna know, zal… i bet you really dont wanna know… :p

    @pras,
    haha. habisnya, aku bingung mau cerita apa lagi…:mrgreen:

  9. ia menghilang kakanda… tidak ku tinggal tempat itu sebelum ku saksikan ‘benda itu’ menghilang, dengan mata kepalaku …

    Aduhai, Adinda… jangan-jangan dikau rapal mantra agar si sundal ~ penampakan yang mengerikan itu menghilang dari ekor matamu… janganlah kau rapal mantra, musyrik itu namanya:mrgreen:

  10. lhhhaaaaa…..
    summpppaaahhh…
    kirain tulisan apa, mba. tiwas aku sudah bertanya2 ttg humor apa yang Dia suguhkan, ngga taunya ttg ‘itu’…
    hooo….
    saya juga pernah, mba. dan herannya, saya sempet mempelajari dulu *setelah dua-tiga kali siraman pertama ‘itu’ ngga masuk2* ttg cara berputarnya air ketika saya nyiram ‘itu’. saya bersih diri dulu, baru nggrujuk air dari ember terakhir yang ada di WC, tentunya dengan gerakan memutar yang memungkinkan pusaran air tambah deras, mendorong ‘itu’ lebih masuk kedalam!
    dan akhirnya masuk! goolll….!!

    saya keluar dari WC dengan perasaan lega. saya pasang senyum kemenangan sambil menghina-dina tuh WC. namun muka saya pucat ketika ‘itu’ mengintip keluar lagi.

    ssuuumpppaaahhh…

    saya pergi. sudahlah. saya menyerah kalah. saya persilakan orang lain yang menjadi pahlawannya.

  11. hahaha saya pernah juga kaya gitu…kaki akhirnya jadi korban untuk ngangkat gumpalan ee’ dan dibuang di floor drain. untung keras…..coba kalo encer weeeekkkk….

    yoan apakah anda nyontreng? kalo iya….selamat nyontreng!

  12. @itmam,
    huohoho… (baru tau kalo senyum bisa jadi taneman. taneman apa om?)

    @suklowor,
    whahaha… ya biarin ajalah. ga ada yg rugi inih…

    @ersis warmansyah abbas,
    ya entah lah om…

    @infinite justice,
    wahai kakanda, tidak sedikitpun kurapal mantra apapun…
    aku masi ingat perbuatan musyrik itu tak dibolehkan Tuhan…
    hanya mungkin Tuhan juga sudah cukup melihatku menertawai leluconnya dan dibantu-Nya aku melenyapkan ‘sundal’ itu…:mrgreen:

    @murid baru,
    wah, iya ya. untung saja… saya memang orang yg beruntung…😀

    @tuannico,
    eh, jangan kelamaan bengong ko…
    ntar kering lo giginyah…

    @hafid,
    hohoho… satu korban lagi…
    kamu keren banget si fid, sempt2nya mempelajari ‘situasi’…
    lha aku ngguyu thok…
    (tapi aku menunggu dengan sabar dan istiqomah berusaha agar ‘itu’ tidak muncul lagi…
    hore! aku pahlawannya!:mrgreen:

    @gerrilyawan,
    yaiks… jijik bangetttt om…
    /me kayaknya nyontreng deh… nyontrengin semua nomer di kertas suara lucu juga kyaknya…😀
    selamat nyontreng juga om, kalo om nyontreng…

    @mrpall,
    ini kenapa lagi sih…
    *gelenggelengkepalaajadahsayah*

  13. @achoey,
    ah, ya… alhamdulillah ada2 aja… daripada ga ada…

    @kelly,
    untung saya masih bisa ketawa-ketiwi😀

    @hafid,
    eh ini mah udah ya:mrgreen:

    @adhieputra,
    jiaahhh… uda jelas kan… ceritanya apah…

    @deezeeka,
    maap… kalo ada salasalakata…

    @newbiedika,
    waduh dek, ini sih menggelikan, bukan memalukan…
    yg memalukan sih nggak akan saya posting dah:mrgreen:

  14. ::ya…ya…candaNYA emang kaya gaya bahasa sinisme…, “membersihkan wc yg jelas keliatan..engga bisa, koq ngerasa bisa ngebersihin hati yang gak tau letaknya…,”
    he..he…mantap…

  15. Pingback: Life’s Never Fair, Let’s Just Laugh « Cuma Omong Kosong Tentang Hidup yang Menguap dari Kepalaku yang Pengap

  16. Saya gak bisa komen apa2… Kecuali, bahwa adik saya pun sering mengalami hal ini di WC jongkok kosan… Udah dibiarin sejam pun masih gak masuk2… Ditusuk pake lidi pun gak masuk2… DIsiram air, airnya malah numpuk gara2lubangnya ketutup ampas… Oh ternyta lubangnya kalah besar dari ampasnya…😐

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s