Seperti Pohon Asam di Pojok Pekarangan…*

OK. 31 Desember lagi. Saya resmi menutup tahun 2008 di usia tepat seperempat abad. Ow yeah… I’m getting older (dan saya masih berpikir bahwa saya cuma anak kecil yang terperangkap dalam tubuh orang dewasa).

Humm… Let’s see what I have done in the past year. I quit my job twice (I quit once, and I came back – with no shame – then I quit again. No wonder my ex-boss pissed out) and awarded myself an unemployed degree in the end of this year. Oh, sungguh sebuah pencapaian yang mengagumkan…*sigh*

Sometimes I think *and I really think*, what have I done with my life? Have I done it right? Atau semua hal yang saya pikir benar ternyata salah belaka? Apa yang udah saya lakukan dalam hidup saya yang bisa saya banggakan? Apa sebenarnya cita-cita saya? Apa yang benar-benar saya inginkan? Kata orang pertanyaan “APA?” lebih mudah dijawab ketimbang “KENAPA?”. Tapi tetap saja semua apa yang menggelinding dari ruang pikir saya tidak menemui jawaban.

I don’t know. Maybe I just have to stop thinking. Maybe I just have to let the questions go unsolved. Or maybe…I’ll make it simple so my tiny brain won’t get explode. Mungkin, yang saya butuhkan cuma secuil kebahagiaan yang datang dari hati. Dan mungkin saya akan bisa seperti pohon asam di pojok pekarangan. Yang walaupun ‘hanya’ berdiri di tempat, tapi bahagia. Dan itu cukup.

 

 

 

*dari Dee-Supernova-Petir

6 thoughts on “Seperti Pohon Asam di Pojok Pekarangan…*

  1. manusia memang mencari kebahagiaan dalam hidupnya…
    jadi gak usah heran dan menyesal atas masa lalu…

    selama kebahagiaan belum didapat terus mencari adalah wajar kan ???

  2. wuih, berat banget bahasanya…
    apa karena byk pk bahasa inggris y, jd ga mudeng:mrgreen:
    ga nyalahin yg nulis lho, cm curhat dikit kalo yg baca ga mudeng bhsa ingg😀

    yah, mgkn kebahagiaan itu seperti pelangi, selalu terlihat indah diatas kepala orang lain.
    maksudnya?!?!ya embuh…
    pamit ah (link donlot kue bolu nya dimana ya?!):mrgreen:

  3. Yo!
    weh weh, kamu memang guru kecilku yg ruaaaarrrr biasa. mengajariku banyak hal yang gak kusadari. eleuh, bahasaku yo? hahahaha
    ok, tengkyu dg susah payah akhire aku iso juga punya wp. hik2. ayo sama2 memaknai urip yo!

    tengkyu ups jazakillah khairan jaza (ini doa terima kasih yg jauh lebih diterima dan bernilai syurga insya allah), semoga allah menjajarkan nanti suatu hari di syurga walaupun hanya 5 menit. amin
    (sssrrttt…) Mode on : mengusap inguus😛

  4. koq pohon asam sih? pohon mangga aja yo ato pohon alpukat,gw demen bgd tuh…kasian tuh po’on di bawa2 mana asam lg…. ck ckck tega nian kau bikcik..

    • @lilid:
      po’on alpukat gw udah ditebang. dua kali nanem. dua kali kematian di rumah gw. dua kali nebang…

      jd kami skrg ga nanem po’on alpukat lg lid. percuma, ntar kl gw or bpk gw mati, pasti ditebang juga…

      @aris:
      amiin… I’m not that good lho…jangan terkecoh…

      @tan3:
      saya juga ga mudeng inggris kok. cuma “sok” mudeng…

      tp pelangi, dimanapun ia berada, tetap saja terlihat indah…(link donlot kue bolunya uda mati. yg aslinya aja kapan2 dikirim)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s